Laskar Cinta part
4.
Libur panjang yang sangat mengasyikkan untukku yang berbahagia hari ini, wanita cantik yang tidak asing lagi di mataku, dia datang
menghampiriku dengan gaun hijau tua yang anggung, dengan senyuman yang sangat indah dan
menatapku terasa dunia ini berhenti dan menjadi
milik kita berdua , aku berpikir sejenak dalam hati ,sungguh indah
ciptaan tuhan yang kini sedang berjalan menghampiriku, pasti banyak lelaki yang
meliriknya jika dia hanya berjalan sendiri…..
Heyyy…
Firman, cepat bangun pesananmu sudah datang. Seperti biasa setiap pagi aku
makan nasi Kuning dan itu harus karena saya tidak sembarang makan seperti adik
atau orang yang tinggal di rumah ini. Aku bangun dari tidur panjangku jam
09 Lewat beberapa menit dari jadwal bangung yang telah saya tentukan. Sebuah
ocehan halus menusuk-nusuk di teligaku, ocehan kepadaku karena kebiasaan
burukku tidak bangun pagi dan tidak shalat shubuh, aku tak tahu harus berkata
apa karena saya memang bersalah dalam hal ini tapi alasan kuat ku terlambat
bangun karena saya tidak memiliki pekerjaan yang memaksaku bangun pagi, bila di
rumah ku merasa bagai anak raja mau ini, mau itu dan harus ada, itulah kenapa
aku menyayagi ibuku karena mengerti aku, dan karena itu juga aku mencari
seorang pendamping hidup yang juga harus seperti ibuku, yang berani memberikan
teguran kepadaku, mengerti dan menyayangiku dan anaknya dan itu aku sudah
temukan dan dia adalah cinta pertamaku
Firman
bisa temani aku ke pasar, bisa dengan nada pelan aku berkata bisa kepadanya,
jam berapa cheristin mau kepasar? Nanti jam 10 kalo pasar sudah mulai sepi aku
mau beli sesuatu dan makan, baiklah kita makan bakso saja di dekat rumah
Sabtu
24 september 2011. Siang ini aku tak tahu mau berbuat apa, mungkin dunia ini
terlalu sibuk buat mereka yang menyombongkan pekerjaannya hingga tidak
menghiraukan orang-orang susah dan kelaparan yang tidur di jalan-jalan protocol
di kota itu, kota yang mempunyai jumlah penduduk yang cukup banyak hingga
membuat keperibadia orang berubah dan kejahatan itu bukan lah hal luar biasa
atau jarang terlihat
****
Kolut
yang dingin malam ini, dia berbicara di telepon dengan gembiranya, aku tak tahu
dengan siapa tapi aku yakin seorang yang ada di telpon itu tidak lebih baik
dariku
Sayangku tetap di
sini temani aku yang sedang bersedih karena perkataan yang mungkin belum
saatnya engkau dengar, kata.. Kata yang mungkin juga tidak pantas engkau dengar
sebagai wanita yang telah bersuami.
Malam ini udara sepi menghantuiku entah apa yang menusuk-nusuk di hatiku, apa
ini rasa cemburu, sakit hati atau rasa kecewa, entahlah mungkin ini hanyalah
perasaan ku saja. Crestina di mana engkau tidur bersama anakmu, tanyaku penuh
rasa ingin tahu karena aku ingin selalu melihat wajahnya yang dapat membuatku
tenang dan bahagia, mungkin inilah efek dari rasa cintaku kepadanya, tpi aku
sangat cemburu jika dia di telpon oleh orang lain
Di dalam
keramaian aku masih merasa sepi dalam kesendirian ku pikirkan dirimu, entah
dosa apa yang kini menghantuiku, dan seakan-akan semua dosa di dunia ini aku
yang menerimanya. Sipat diammu telah menyiksahku dan kini menggrogoti hatiku,
aku tak tahu apa engkau sangat marah
padaku hingga engkau tidak bercerita dan tidak mau berjalan bersamaku
dan bahkan engkau tak rela untuk mengenalku kembali .
Siang yang panas
menyayat kulit hitam ini, perjalanan masih panjang tapi kaki ini sudah tak
sanggup lagi untuk berjalan seakan tuhan mengutukku untuk tidak berbuat lebih
untuk mengejar cintamu ,aku tahu cintaku palsu buatmu, tapi dalam hati ini aku
siap untuk lebih kepada dirimu biarlah kata orang aku ini buta telah mencintai
wanita yang selalu menggampangkan semua hal sepertimu. Ribuan kata penyemangat telah kudengar dari
nyayian teman-teman buatku. sahabat itulah dia yang selalu berada di
sampingku, kadang aku menangis dalam hati apa ini yang betul-betul namanya
cinta, mencintai seorang yang tidak mencintaiku adalah kebodohan terbesar pada diriku, tapi aku
mencintainya lebih dari waktu yang telah mencampakkan perasaan ini.
Dari jauh
terdengar suara kecil , suara penyemangat dari arah jendela kecil di kamarku.
Dik dunia ini masih panjang jika shalatmu hanya untuk mendoakan dirinya maka
engkau juga memerlukan usaha dan pengorbanan cari dia dan kejar cintanya jika
memang engkau yakin masih ada cela di hatinya. Buat semangatmu seperti kuku yg
berada di jarimu, ketika ia patah atau dipatahkan, ia akan segera tumbuh kembali.
Doa yang sangat panjang dan membosankan yang setiap saat aku sampaikan kepadamu..."Tuhan apa ada lelaki sebodoh diriku yang dapat mencintainya lebih dariku dan selalu ingin berjumpa walaupun lautan memisahkan ataukah relah berubah dari keterpurukan sepertiku menjadi lelaki yang sebenarnya karena sudah siap untuk meyakinkannya bahwa saya benar-benar mencintainya. Tuhan yang ingin aku dengar darinya hanya beberapa kata yg indah bahwa dia memang juga mencintaiku walaupun sudah terlambat...
Doa yang sangat panjang dan membosankan yang setiap saat aku sampaikan kepadamu..."Tuhan apa ada lelaki sebodoh diriku yang dapat mencintainya lebih dariku dan selalu ingin berjumpa walaupun lautan memisahkan ataukah relah berubah dari keterpurukan sepertiku menjadi lelaki yang sebenarnya karena sudah siap untuk meyakinkannya bahwa saya benar-benar mencintainya. Tuhan yang ingin aku dengar darinya hanya beberapa kata yg indah bahwa dia memang juga mencintaiku walaupun sudah terlambat...
Tapi yg aku
yakini saat ini hanyalah terus berjuang untuk membahagiakan dan mengisi hatinya
yang gunda walaupun cintanya bukan untukku
"Jangan
menyerah, sebab aku tidak pernah menyerah. Biarkan dirimu memiliki satu
kesempatan lagi untuk mencintainya dan memanjakannya, karena ini bukan salahmu"
........
I love
10/26/2011 08:48:00 PM
Pangeran Dhion




0 komentar:
Posting Komentar
yg liat di wajibkan memberikan commeds buat blog ku ^_^